Warisan Utang Para Presiden Kita

It is pretty amazing

Jual Detik-Detik tahun 2017/2018

Detik-Detik 2017/2018 dengan harga Rp. 55.000,00 bagi siswa kelas enam yang mempersiapkan UN, penambah referensi dalam persiapan USBN

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Minggu, 18 Februari 2018

Rumah Adat Nusantara

34 Nama Rumah Adat Tradisional di Indonesia

1. Rumah Adat dan Asalnya Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam | Rumah Krong Bade

Rumah adat krong bade merupakan rumah adat provinsi Aceh. Rumah ini juga dikenal dengan sebutan rumoh aceh.
Ciri khas rumah krong bade adalah mempunyai tangga didepan rumah yang digunakan sebagai jalan masuk kedalam rumah. Pada umumnya rumah ini mempunyai jumlah anak tangga yang ganjil.
Rumah adat krong bade mempunyai bentuk persegi panjang dan dibuat memanjang dari arah timur ke barat. Dinding rumah terbuat dari kayu dan dihiasi dengan lukisan. Atap rumah adat krong bade terbuat dari daun rumbia serta lantainya terbuat dari bambu atau enau.

2. Rumah Adat Provinsi Sumatera Utara | Rumah Bolon

Rumah adat bolon merupakan rumah adat provinsi Sumatera Utara. Rumah bolon terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain rumah Bolon Simalungun, rumah Bolon Toba, rumah Bolon Karo, rumah Bolon Mandailing, rumah Bolon Angkola dan rumah Bolon Pakpak.
Ciri khas rumah bolon adalah bentuknya panggung yang terdiri dari beberapa tiang bergaris tengah yang menjadi penyanggahnya. Dinding rumah bolon dihiasi dengan ornamen khas Simalungun yang berwarna merah, putih, dan hitam. Ornamen ini menggambarkan pendangan kosmologis dan filosofi budaya suku Batak.

3. Rumah Adat Provinsi Sumatera Barat | Rumah Gadang


Rumah adat gadang merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Sumatera Barat. Nama lain dari rumah adat gadang adalah rumah bagonjong, rumah baanjuang, dan rumah godang.
Ciri khas rumah gadang adalah mempunyai keunikan dalam bentuk arsitekturnya dengan atap yang menyerupai tanduk kerbau yang terbuat dari bahan ijuk.
Rumah ini berfungsi sebagai tempat kediaman keluarga, tempat merawat anggota keluarga yang sakit, tempat melakasanakan upacara, dan sebagai lambang kehadiran suatu kaum.

 

4. Rumah Adat Provinsi Riau | Rumah Melayu Selaso

Rumah adat melayu selaso merupakan rumah adat yang berasa dari provinsi Riau.
Ciri khas rumah adat ini adalah memiliki kolong atau yang biasa kita sebut dengan rumah panggung. Terdiri dari beberapa tiang dengan bentuk bangunan persegi panjang. Selain itu rumah adat selaso jatuh kembar mempunyai ukiran melayu seperti lebah bergayut, selembayung, pucuk rebung dan lain-lain.
Selaso jatuh kembar sendiri mempunyai makna rumah yang memiliki dua selaso yang artinya lantai rumah lebih rendah dari pada ruang tengah.

5. Rumah Adat Provinsi Kepulauan Riau | Rumah Selaso Jatuh Kembar

Rumah adat melayu selaso jatuh kembar merupakan rumah adat yang berasa dari provinsi Kepulauan Riau.
Ciri khas rumah adat ini adalah memiliki kolong atau yang biasa kita sebut dengan rumah panggung. Terdiri dari beberapa tiang dengan bentuk bangunan persegi panjang. Selain itu rumah adat selaso jatuh kembar mempunyai ukiran melayu seperti lebah bergayut, selembayung, pucuk rebung dan lain-lain.
Selaso jatuh kembar sendiri mempunyai makna rumah yang memiliki dua selaso yang artinya lantai rumah lebih rendah dari pada ruang tengah.

 

6. Rumah Adat Provinsi Jambi | Rumah Panjang

Rumah adat panjang merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Jambi.
Ciri khas rumah adat ini adalah bentuknya yang panjang. Selain itu rumah adat ini memiliki corak yang sangat khas. Di Jambi, rumah adat ini hampir punah. Banyak masyarakat yang lebih memilih rumah modern dari pada rumah panjang ini.

 

7. Rumah Adat Provinsi Sumatera Selatan | Rumah Limas

Rumah adat limas merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Sumatera Selatan.
Ciri khas rumah adat ini adalah atapnya yang berbentuk limas. Selain itu, rumah limas juga mempunyai lantai yang bertingkat-tingkat yang disebut sebagai Bengkilas dan hanya digunakan untuk acara-acara penting keluarga saja.

8. Rumah Adat Provinsi Bangka Belitung | Rumah Rakit, Rumah Limas


Rumah rakit merupakan rumah adat yang berasal dari Bangka Belitung. Rumah rakit ini juga sangat populer di Kota Palembang.
Ciri khas rumah rakit ini adalah dibangun diatas sungai dan mirip seperti rakit. Dibangun diatas sungai karena dahulu sungai dianggap sebagai sumber mata pencaharian dan sumber makanan bagi masyarakat.

 

9. Rumah Adat Provinsi Bengkulu | Rumah Bubungan Lima

Rumah adat bubungan lima merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Bengkulu.
Ciri khas rumah ini mempunyai model seperti rumah panggung yang ditopang oleh beberapa tiang penopang. Kayu yang digunakan untuk membangun rumah ini juga tidak sembarangan. Kayu yang digunakan adalah Kayu Medang Kemuning.

 

10. Rumah Adat Provinsi Lampung | Rumah Nowou Sesat

Rumah adat nowou sesat merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Lampung.
Ciri khas rumah adat ini adalah bentuknya seperti panggung dan terdapat ornamen yang khas pada bagian sisi bangunan. Pada umumnya rumah adat ini memiliki ukuran yang sangat besar, tapi pada zaman sekarang ukuran rumah adat ini dibuat tidak terlalu besar.

11. Rumah Adat Provinsi DKI Jakarta | Rumah Kebaya
Rumah adat kebaya merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi DKI Jakarta.
Ciri khas rumah adat ini adalah atapnya yang menyerupai pelana yang dilipat dan apabila di lihat dari samping maka akan terlihat seperti lipatan-lipatan seperti lipatan kebaya. Selain itu rumah ini juga memiliki corak ornamen khas suku betawi.

 

12. Rumah Adat Provinsi Jawa Barat | Rumah Kasepuhan Cirebon

Rumah adat Kasepuhan Cirebon merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Jawa Barat. Rumah ini juga merupakan bagian dari keraton Cirebon. Walaupun usia bangunan ini sudah sangat tua, akan tetapi bangunan ini masih tetap terawat sampai sekarang.

 

13. Rumah Adat Provinsi Banten | Rumah Badui

Rumah Badui merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Banten.
Ciri khas rumah badui adalah bentuknya yang menyerupai panggung dan hampir seluruh bagian rumah terbuat dari bahan bambu. Rumah adat ini juga terkenal dengan kesederhanaan.

 

14. Rumah Adat Provinsi Jawa Tengah | Rumah Joglo

Rumah adat joglo merupakan rumah adat masyarakat Jawa. Rumah adat ini terdiri dari beberapa ruangan di dalamnya. Di depan rumah terdapat pendopo yang berfungsi sebagai ruang tamu.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai corak ornamen budaya suku Jawa yang terletak pada bagian-bagian sisi rumahnya.

 

15. Rumah Adat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta | Rumah Bangsal Kencono, Rumah Joglo


Rumah bangsal kencono merupakan rumah adat yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada zaman dulu rumah adat ini digunakan sebagai tempat tinggal raja-raja jawa dan para pejabat kerajaan.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai corak ornamen yang mengandung filosofi dan nilai-nilai kehidupan yang merupakan lambang dari pola perilaku manusia, alam semesta dan kehidupan.

 

16. Rumah Adat Provinsi Jawa Timur | Rumah Joglo Situbondo

Rumah adat joglo jawa timuran merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Jawa Timur. Rumah adat ini mempunyai kemiripan dengan rumah adat joglo Jawa Tengah.
Ciri khas rumah adat ini adalah bentuknya lebih minimalis tetapi artistik. Selain itu rumah adat ini mempunyai filosofi dan sanepan yang terkandung didalam rumah adat ini. Sehingga rumah adat ini kental akan kebudayaan leluhur terdahulu.

 

17. Rumah Adat Provinsi Bali | Rumah Gapura Candi Bentar

Rumah adat gapura candi bentar merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Bali.
Ciri khas rumah adat ini adalah bentuknya menyerupai pura dan memiliki gapura di bagian depan rumah. Rumah adat di Bali sangat kental dengan budaya dan agamanya. Berbeda dengan rumah adat yang lainnya di Indonesia. Rumah adat ini masih sangat mudah untuk ditemukan. Itu artinya masyarakat di Bali sangat menjaga harta kebudayaan yang mereka miliki.

 

18. Rumah Adat Provinsi Nusa Tenggara Barat | Rumah Istana Sultan Sumbawa

Rumah adat dalam loka merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Nusa Tenggara Barat. Rumah adat ini dibangun oleh suku-suku asli daerah Nusa Tenggara Barat. Diantaranya adalah Suku Sumbawa, Suku Sasak, Suku Dongu, Suku, Dompu.
Pada zaman dahulu rumah adat ini digunakan sebagai istana raja dan ketua adat. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, rumah adat ini digunakan sebagai tempat tinggal masyarakat Nusa Tenggara Barat.

19. Rumah Adat Provinsi Nusa Tenggara Timur | Rumah Musalaki

Rumah adat musalaki merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Nusa Tenggara Timur. Rumah adat musalaki mempunyai kemiripan dengan rumah adat daerah tetangganya, yaitu Nusa Tenggara Barat.
Ciri khas dari rumah adat ini adalah bentuk dan arsitekturnya menyerupai kerucut. Pada zaman dahulu rumah ini digunakan sebagai tempat tinggal kepala suku dan pembesar adat saja. Akan tetapi seiring perkembangan zaman, rumah adat ini digunakan untuk tempat tinggal masyarakat Nusa Tenggara Timur.

 

20. Rumah Adat Provinsi Kalimantan Barat | Rumah Istana Kesultanan Pontianak

Rumah adat istana kesultanan pontianak merupakan rumah adat yang berasal dari daerah Kalimantan Barat. Rumah ini memiliki ukuran yang cukup besar.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai corak dan arsitektur Suku Dayak yang terdapat pada bagian-bagian sisi rumah.

21. Rumah Adat Provinsi Kalimantan Tengah | Rumah Betang

Rumah adat betang adalah rumah adat yang berasal dari provinsi Kalimantan Tengah. Rumah ini secara garus besar mempunyai kemiripan dengan rumah panjang.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai ukuran yang sangat besar dan merupakan rumah adat terbesar kedua di Indonesia. Rumah adat ini mampu menampung 150 orang atau 30-35 keluarga.

22. Rumah Adat Provinsi Kalimantan Selatan | Rumah Banjar Bubungan Tinggi

Rumah adat bubungan tinggi merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Kalimantan Selatan. Rumah ini dibangun oleh suku Dayak Selatan yang merupakan suku asli Kalimantan.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai struktur bangunan yang tinggi dan kokoh. Rumah adat bubungan tinggi ini lebih mengutamakan kekokohan bangunan daripada daya tampung bangunannya.

 

23. Rumah Adat Provinsi Kalimantan Timur | Rumah Lamin

Rumah adat lamin merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Kalimantan Timur. Rumah adat ini dibangun oleh suku asli Kalimantan, yaitu Suku Daya Timur.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai corak ornamen Suku Dayak Timur yang terdapat pada bagian-bagian sisi rumah. Rumah lamin ini juga merupakan rumah adat terbesar di Indonesia.

 

24. Rumah Adat Provinsi Kalimantan Utara | Rumah Baloy

Rumah adat baloy merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Kalimantan Utara. Rumah adat baloy terinspirasi dari rumah adat suk tidung yang juga berada di Kalimantan Utara.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai arsitektur bangunan yang lebih indah daripada rumat adat lainnya yang ada di Kalimantan. Sehingga rumah adat baloy dijadikan sebagai maskot daerah sekaligus sebagai media menarik wisatawan.

 

25. Rumah Adat Provinsi Sulawesi Utara | Rumah Pewaris

Rumah adat pewaris adalah rumah adat yang berasal dari provinsi Sulawesi Utara. Rumah adat ini dibangun oleh suku asli Sulawesi Utara, yaitu Suku Minahasa.
Ciri khas rumah ini adalah mempunyai bentuk seperti rumah panggung dan memiliki dua tangga pada bagian depan rumahnya. Hampir seluruh bagian rumah ini terbuat dari bahan dasar kayu. Kayu yang digunakan pun bukanlah jenis kayu yang sembarangan.

 

26. Rumah Adat Provinsi Sulawesi Barat | Rumah Mandar

Rumah adat mandar merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Sulawesi Barat. Rumah adat ini mempunyai arsitektur bangunan yang mirip dengan bangunan suku bugis dan suku toraja.
Ciri khas rumah adat ini adalah memiliki teras yang luas dan mempunyai anak tangga yang jumlahnya ganjil. Selain itu sebagian besar struktur material bangunan berasal dari alam.

 

27. Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tengah | Rumah Tambi

Rumah adat tambi merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Sulawesi Tengah.
Ciri khas rumah ini adalah mempunyai bentuk persegi panjang dengan arsitektur rumah panggung. Bahan dasar dalam pembuatan rumah ini menggunakan kayu asli dan juga batu alam. Semakin tinggi dan besar rumah ini maka status sosial sang pemilik semakin tinggi.

 

28. Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tenggara | Rumah Buton Malige

Rumah adat buton malige merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Sulawesi Tenggara.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai karakteristik arsitektur yang unik. Rumah adat ini dibangun dengan empat lantai dengan teknik kontruksi kayu kait tanpa pasak dan paku.

 

29. Rumah Adat Provinsi Sulawesi Selatan | Rumah Tongkonan

Rumah adat tongkonan merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Sumatera Selatan.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai bentuk yang unik pada atapnya. Atap rumah ini berbentuk seperti perahu. Selain itu terdapat hiasan tanduk kerbau di bagian depan rumahnya.

 

30. Rumah Adat Provinsi Gorontalo | Rumah Dulohupa, Rumah Pewaris

Rumah adat dolohupa merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Gorontalo.
Ciri khas rumah adat ini adalah mempunyai atap yang sangat berseni dengan struktur bangunan menyerupai rumah panggung. Sebagian besar bahan dasar bangunan ini adalah menggunakan kayu asli.

 

31. Rumah Adat Provinsi Maluku | Rumah Baileo

Rumah adat baileo merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Maluku. Rumah adat ini melambangkan kejamukan agama di Maluku.
Ciri khas rumah adat ini adalah ukurannya yang besar sebab rumah adat ini tidak dipakai sebagai tempat tinggal saja melainkan untuk musyawarah dan acara hiburan. Uniknya didalam salah satu ruangan rumah adat ini terdapat ruangan khusus untuk menyimpan benda-benda pusaka suci.

 

32. Rumah Adat Provinsi Maluku Utara | Rumah Baileo

Rumah adat baileo merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Maluku. Rumah adat ini melambangkan kejamukan agama di Maluku.
Ciri khas rumah adat ini adalah ukurannya yang besar sebab rumah adat ini tidak dipakai sebagai tempat tinggal saja melainkan untuk musyawarah dan acara hiburan. Uniknya didalam salah satu ruangan rumah adat ini terdapat ruangan khusus untuk menyimpan benda-benda pusaka suci.

 

33. Rumah Adat Provinsi Papua Barat | Rumah Honai

Rumah adat honai merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Papua. Rumah ini terbuat dari kayu dan ilalang.
Ciri khas rumah adat ini adalah berukuran minimalis dan sempit. Rumah ini juga tidak memiliki jendela dengan tujuan agar rumah tetap hangat mesti suhu diluar sangat dingin. Ini dikarenakan masyarakat Papua banyak yang tinggal di daerah pegunungan.

34. Rumah Adat Provinsi Papua | Rumah Honai

Rumah adat honai merupakan rumah adat yang berasal dari provinsi Papua. Rumah ini terbuat dari kayu dan ilalang.
Ciri khas rumah adat ini adalah berukuran minimalis dan sempit. Rumah ini juga tidak memiliki jendela dengan tujuan agar rumah tetap hangat mesti suhu diluar sangat dingin. Ini dikarenakan masyarakat Papua banyak yang tinggal di daerah pegunungan.


Share:

Rabu, 14 Februari 2018

Pikirkan dan Syukurilah!

Artinya, ingatlah setiap nikmat yang Allah anugerahkan kepada Anda. Karena Dia telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki. {Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya.} (QS. Ibrahim: 34) Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air, semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memiliki dunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapi tak pernah mengetahuinya. {Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin.} (QS. Luqman: 20) Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan dua kaki. {Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?} (QS. Ar-Rahman: 13) Apakah Anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu yang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalan terus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak di atas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidak kuat dan suatu ketika patah? Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketika sanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena sakit yang mengganggunya? Pernahkah Anda merasa nista manakala dapat menyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang di sekitar Anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit? Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannya Allah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembali mata Anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit Anda yang terbebas dari penyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak Anda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan. Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan emas sebesar gunung Uhud, atau menjual pendengaran Anda seharga perak satu bukit? Apakah Anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda, hingga Anda bisu? Maukah Anda menukar kedua tangan Anda dengan untaian mutiara, sementara tangan Anda buntung? Begitulah, sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dan kesempumaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasa resah, suntuk, sedih, dan gelisash, meskipun Anda masih mempunyai nasi hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat. Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Anda pun lupa mensyukuri yang sudah ada. Jiwa Anda mudah terguncang hanya karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masih memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian, karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dan kemudian syukurilah! {Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.} (QS. Adz-Dzariyat: 21) Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah, pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling Anda. Dan janganlah termasuk golongan {Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.} (QS. An-Nahl: 83) La Tahzan
Share:

Senin, 05 Februari 2018

Bacaan Shalat dan Artinya

Bacaan shalat

Membaca takbiratul ihram
لله اكبر
Allaahu akbar.
Artinya:
Allah Maha Besar.

Membaca Doa iftitah

وَجَّهْتُ وَجْهِىَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا (مُسْلِمًا) وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلاَتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi
bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati
wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minalmusyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Artinya :
Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim)

Membaca Surat Al Fatihah
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ١ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٢ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٣  مَٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ ٤ إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ ٥ ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلۡمُسۡتَقِيمَ ٦ صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ ٧

1. "Bismillahirrahmanirrahim"
2. Alhamdulillahi rabbil alamin,
3. Arrahmaanirrahiim
4. Maaliki yaumiddiin,
5. Iyyaka nabudu waiyyaaka nastaiin,
6. Ihdinashirratal mustaqim,
7. shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi alaihim waladhaalin,
Artinya:
1. "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
2. "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam".
3. "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang".
4. "Yang menguasai di Hari Pembalasan".
5. "Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan".
6. "Tunjukilah kami jalan yang lurus",
7. "(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula  jalan) mereka yang sesat".

Setelah membaca surat Al Fatihah, kita membaca surat-surat pendek
atau surat lainnya dalam Al Quran. Sahabat tinggal pilih saja sendiri
suratnya dalam Al Quran

Kemudian Ruku, lalu membaca Bacaan Doa ruku.
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal 'azhiimi wabihamdih
Artinya
Maha Suci Tuhan Yang Maha Besar lagi Maha Terpuji.

Kemudia I'tidal dan membaca Bacaan Doa i'tidal.
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ 
SAMI'ALLOOHU LIMAN HAMIDAH

 Artinya :
Allah mendengar orang yang memuji-Nya

Pada waktu berdiri tegak (I’tidal) seraya membaca : 
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ اْلاَرْضِ وَمِلْءُمَاشِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ 
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL'UL ARDHI WA MIL 'UMAASYI'TA MIN SYAI'IN BA'DU.

 Artinya :
Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

Kemudian Sujud dan Membaca Bacaan Doa sujud.

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ 
SUBHAANA RABBIYAL A'LAA WABIHAMDIH (Dibaca 3 x)

 Artinya :
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Dan Dengan Memuji-Nya


Bacaan Duduk Diantara Dua Sujud dalam Sholat
رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ 
ROBBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA'NII WARZUQNII WAHGDINII WA'AAFINII WA'FU 'ANNII

 Artinya :
Ya Allah,ampunilah dosaku,belas kasihinilah aku dan cukuplah segala kekuranganku da angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku,dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan padaku dan berilah ampunan kepadaku
Kemudian tasyahud awal dan Membaca membaca
Bacaan tasyahud awal
اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى  مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ  مُحَمَّدٍ،

ATTAHIYYAATUL MUBAAROKAATUSH SHOLAWAATUT TOYYIBAATULILLAAH ASSALAAMU'ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WAROHMATULLOOHI WABAROKAATUHU ASSALAAMU'ALAINAA WA 'ALAA 'IBAADIL-LAAHISH-SHOOLIHIINA. ASYHADU ANLAA ILAAHA IL-LALLOOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLAAH. ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA  MUHAMMADIN WA 'ALAA AALI  MUHAMMADIN
 Artinya :
Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya.

Begitu seterusnya, ketika sudah sampai pada tasyahud akhir maka kita
membaca Bacaan tasyahud akhir dan doanya berikut ini
اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ اَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِاللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهُ، اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى  مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ  مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى  اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ  اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ  مُحَمَّدٍ كَمَا بَرَكْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ  اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

ATTAHIYYAATUL MUBAAROKAATUSH SHOLAWAATUT TOYYIBAATULILLAAH ASSALAAMU'ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WAROHMATULLOOHI WABAROKAATUHU ASSALAAMU'ALAINAA WA 'ALAA 'IBAADIL-LAAHISH-SHOOLIHIINA. ASYHADU ANLAA ILAAHA IL-LALLOOH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLAAH. ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA  MUHAMMADIN WA 'ALAA AALI  MUHAMMADIN. KAMAA SHOL-LAITA 'ALAA  IBROOHIIMA WA 'ALAA AALI  IBROOHIIMA WABAARIK 'ALAA  MUHAMMADIN WA 'ALAA AALI  MUHAMMADIN KAMAA BAAROKTA 'ALAA  IBROOHIIMA WA 'ALAA AALI  IBROOHIIMA FIL 'AALAMIINA INNAKA HAMIIDUN MAJIIDUN
 Artinya :

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya. Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.


Share:

TRENDING TOPICS

featured video

Unordered List

Definition List